Inilah 9 kiai yang sepakat untuk memundurkan jadwal Muktamar NU ke-34 di Lampung. Foto: Ist.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Para masyayikh NU akhirnya turun tangan untuk mengakhiri tarik menarik jadwal Muktamar NU ke-34 di Lampung. Sebanyak 9 kiai NU berpengaruh sepakat untuk memundurkan jadwal Muktamar NU pada Januari 2022.
Kini 9 kiai sepuh itu mengajukan surat resmi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mereka meminta jadwal atau pelaksanaan muktamar dimundurkan. Para kiai tersebut; KH. Farid Wadjdy (Kaltim), KH. Abdul Kadir Makarim (NTT), KH. Bun Bunyamin (Jabar), KH. Muhshin Abdillah (Lampung), KH. Anwar Manshur (Jatim), KH. Abuya Muhtadi Dimyati (Banten), KH. Kharis Shodaqoh (Jateng), Buya Bagindo Leter (Sumbar), dan KH. Manarul Hidayat (Jakarta).
BACA JUGA:
- Juga Beredar Surat PBNU Tanda Tangan Tunggal Gus Yahya, Tanpa Rais Aam, untuk Presiden
- Kiai Miftah Bantah Hadang Pesantren Lirboyo Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
- Muktamar ke-35 NU: Dari Politik Figur Menuju Politik Gagasan di Tengah Disrupsi Zaman
- Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin
“Saya lebih suka tarik napas dan mundur. Alasannya agar panitia bisa lebih leluasa dan penyelenggaraan muktamar akan berlangsung lebih tertib,” tegas KH Muhsin Abdillah, Rais Syuriah PWNU Lampung, Rabu (24/11).

(foto: ist)
Kiai Muhsin Abdillah adalah Pengasuh Pondok Pesantren Darussa'adah Lampung. Pesantren Darussa’dah inilah yang akan menjadi tempat pembukaan Muktamar NU yang bakal dibuka Presiden Joko Widodo itu. Pesantren Darussa’adah berada di Kampung Mojoagung, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah.
Semula Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 bakal digelar 23-25 Desember 2021. Namun Pemerintah ternyata membuat kebijakan PPKM level 3 agar pada Natal dan Tahun Baru tak terjadi kerumunan. Akibatnya, jadwal Muktamar NU pun terkana imbas kebijakan PPKM level 3.
Terjadilah tarik ulur. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini berinisiatif memundurkan jadwal pelaksanaan Muktamar. Sebaliknya, Rais Am Syuriah PBNU KH Miftahul Akhyar dan Ketua PBNU Saifullah Yusuf yang pro Bakal Calon Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf ingin memajukan jadwal Muktamar NU.

(foto: Lampungpro.co)
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




