“Ada kepekaan dari kader dan upaya proteksi apabila ada serangan-serangan melalui media sosial,” kata Sarmuji, Minggu (31/10).
Menurut Sarmuji, kegiatan itu bertujuan menekankan cara baru Partai Golkar untuk berkomunikasi. Yang dulunya dengan cara yang cenderung kaku, serta searah penuh kepentingan.
"Sekarang kita mau mengubah cara berkomunikasi tersebut menjadi lebih humanis, lebih dua arah, lebih bersambung, dan lebih komunikasi berdasarkan segmentasi-segmentasi yang ada di masyarakat," imbuhnya.
Kegiatan itu juga bertujuan untuk memberikan pengarahan kader muda, khususnya penggiat medsos untuk mempromosikan dan memproteksi apabila ada serangan-serangan terhadap partai dan lebih memaksimalkan lagi melalui media sosial.










