"Mereka aktif melakukan kegiatan-kegiatan positif selama menjalani pemulihan seperti membuat keterampilan, bercocok tanam, dan sebagainya, bahkan mereka juga sudah mendapatkan vaksin," pungkasnya.
Sementara itu, TW mengatakan bahwa selama menjalani pemulihan di rumah aman, para petugas yang merawatnya sangat ramah dan keibuan. "Saya diperlakukan seperti anaknya sendiri, atas bimbingan dan pendidikan yang telah diberikan selama di Kediri ini saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri dan semua pendamping di rumah aman," ujar TW.
Ia juga sangat berterima kasih kepada Ketua TP-PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar atau lebih akrab disapa dengan Bunda Fe yang telah beberapa kali menemuinya untuk memberikan motivasi dan memberikan kenang-kenangan buku. "Terima kasih banyak Bunda Fe," tandasnya.
Sumedi, Kepala Dinas P3AP2KB Kota Kediri mengatakan bahwa sebagai kota layak anak, sudah menjadi kewajiban untuk memberikan perhatian khusus kepada para anak-anak. "Bukan hanya tanggung jawab orang tua, anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama sebagai generasi penerus bangsa," ungkap Sumedi.










