"Ini selalu kita survei sehingga diharapkan tepat sasaran dan bisa menyejahterakan masyarakat yang kurang mampu. Nilai per unit rata-rata Rp 15 juta, tapi kenyataannya bisa over karena bantuan masyarakat sekitar, kepolisian dan pemerintah daerah setempat," terangnya.
Setelah melakukan peninjauan Rutilahu, Kasdam V/Brawijaya bersama Wakapolda Jatim melakukan peninjauan pelaksanaan serbuan vaksin di PT. Interkraft. Kasdam Agus menjelaskan bahwa vaksinasi tersebut untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat di sekitar perusahaan. Ditambahkannya bahwa target vaksinasi hari ini sebanyak 4 ribu vaksin Sinovac.
"Kalau kita lihat capaian secara keseluruhan di Provinsi Jawa Timur, Lamongan kalau tidak salah urutan 13, capaiannya sudah cukup bagus. Selain itu juga kita mencari capaian mobile yang dibentuk polda, satgas door to door mendatangi tempat-tempat yang susah untuk melakukan vaksinasi," kata Agus.
Ditambahkanya, target vaksinasi Jarim sebanyak 70 persen dari masyarakat Jatim yang berjumlah 41 juta, yakni 31,8 juta. Untuk saat ini vaksin dosis 1 baru mencapai 7,4 juta atau sekitar 23 persen, sedangkan dosis 2 mencapai 2,9 juta atau baru 9,2 persen.










