Dalih Biaya Pemulasaraan, Keluarga Pasien Covid-19 di Kediri Ditarik Biaya Hampir Rp. 5 Juta

"Belum sempat dibawa ke rumah sakit, ayah saya keburu meninggal. Mungkin karena memang positif Covid-19, tidak ada warga yang berani memulasaran termasuk satgas desa juga tidak berani," kata Sri Utami ketika ditemui di rumahnya di Desa Rejomulyo, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jumat (23/7).

Karena tidak ada yang berani menangani jenazah Rajikan, pihak desa lalu menawarkan pemulasaraan di Rumah Sakit Aura Syfa, namun ada biayanya.

"Karena ingin jenazah ayah saya segera ditangani, maka saya iyakan saja biaya itu, meski harus cari pinjaman uang. Biaya Pemulasaran jenazah itu sebesar Rp. 4.878.000 dan langsung saya bayar kepada petugas RS. Aura Syfa," imbuh Sri Utami sambil sesenggukan.

Dia mengungkapkan, bahwa Camat Kras sudah datang menemuinya untuk minta maaf. Bahkan berjanji akan mengganti biaya pemulasaraan yang sudah dikeluarkan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: