Kamis, 29 Juli 2021 14:52

Pasien Covid-19 di Blitar yang Kabur dari Kamar Isolasi, Akhirnya Ditemukan Polisi

Rabu, 23 Juni 2021 18:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pasien Covid-19 di Blitar yang Kabur dari Kamar Isolasi, Akhirnya Ditemukan Polisi
Petugas Satgas Covid-19 Blitar saat meminta keterangan pasien Covid-19 yang kabur dari RS Syuhada' Haji.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tim Covid Hunter Polres Blitar Kota berhasil menemukan pasien Covid-19 yang kabur dari rumah sakit Syuhada' Haji. Pasien yang kabur, ditemukan berada di rumahnya di Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan mengatakan, pasien mengaku merasa jenuh berada di kamar isolasi. Sehingga, dia kemudian memutuskan pulang karena merasa sudah sehat meski hasil tes swab belum keluar.

"Pasien merasa badannya sudah sehat dan kuat. Dia awalnya ke kasir untuk menyelesaikan administrasi. Namun oleh kasir diminta untuk menunggu dokter. Namun sebelum dokter datang, pasien sudah memutuskan untuk pulang," ujar Rochan.

Karena kondisi fisiknya sudah baik, Satgas Covid-19 mengizinkan pasien untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Namun, empat orang anggota keluarga harus dites swab dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya, dengan pengawasan ketat petugas PPKM Mikro Kecamatan Sanankulon.

BACA JUGA : 

Stok Menipis, Wabup Blitar Minta Tambahan Vaksin Melalui Ketua DPD RI

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

Fakta Baru Jasad Gadis ABG Bertato di Blitar, Sempat Pesta Miras Sebelum Ditemukan Tewas

Tren DBD di Blitar Menurun Selama Semester Pertama Tahun 2021

Diberitakan sebelumnya, pasien dirawat sejak 19 Juni lalu karena terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, pasien meninggalkan kamar isolasi pada Rabu (23/6/2021) pagi.

Hambali, Dokter Jaga RS Syuhada' Haji mengatakan, pada Selasa (22/6) malam kondisi ruang isolasi Covid-19 di RS Syuhada' Haji memang dalam penuh. Karena banyak pasien yang harus diurus, sehingga petugas tidak mengetahui ada pasien yang kabur dari ruang perawatan.

"Kamarnya kebetulan isi satu dan ada satu petugas. Namun kebetulan ada pasien lain yang harus diurus dan kebetulan ruang isolasi penuh saat itu," terangnya. (ina/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...