Tandai Awal Musim Giling, Pabrik Gula di Blitar Gelar Tradisi Manten Tebu

Tandai Awal Musim Giling, Pabrik Gula di Blitar Gelar Tradisi Manten Tebu Tradisi manten tebu yang digelar untuk menandai awal musim giling tebu di pabrik gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tradisi manten tebu digelar untuk menandai awal musim giling tebu di pabrik gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Dengan dipimpin tokoh adat setempat, ritual mantenan dimulai.

Dua batang tebu dinikahkan dengan prosesi adat Jawa yang kental. Setelah prosesi temu manten, dua batang tebu yang diberi nama Denmas Anggoro dan Nimas Jenar itu diarak di sekitar pabrik sebelum masuk ke penggilingan.

Hery Widarmanto, Manager Factory PT RMI mengatakan, tradisi manten tebu ini adalah bentuk kolaborasi tradisi untuk menghidupkan budaya daerah yang digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas dilaksanakannya musim giling tahun ini.

"Selain melestarikan budaya daerah, kami juga memohon agar usaha kami dimudahkan oleh Tuhan," ujar Hery.

Digelar di tengah masa pandemi, tradisi manten tebu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain membatasi tamu undangan, semua yang masuk ke area pabrik harus melalui tiga kali tahap pemeriksaan dan memakai masker atau face shield. Aturan ini juga berlaku bagi para sopir truk yang mengangkut tebu dari petani.

Simak berita selengkapnya ...