Ketua Fraksi Nasdem Musa menyorot tingginya angka sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) APBD Gresik 2020 sebesar Rp 305,9 miliar. Angka itu didapat dari akumulasi serapan sisa anggaran belanja APBD 2019 sebesar Rp 462 miliar. "Dari proyeksi kekuatan fiskal belanja APBD 2020 sebesar Rp 3.316 triliun, namun hanya terealisasi sebesar Rp 3,095 triliun, sehingga terjadi defisit sebesar Rp 156 miliar," ungkap Musa.
Menurut Musa, tingginya Silpa pada APBD 2020 menunjukkan kalau banyak kegiatan atau program yang tak terealisasi dengan baik. "Makanya, kami Nasdem tak mengharapkan kondisi serupa terjadi di Pemerintahan Gresik Baru," katanya.
Dalam kesempatan ini, Musa juga membeberkan anggaran pendapatan pada APBD 2020. Untuk pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp 924,6 miliar atau 113,29 persen dari target sebesar Rp 816,2 miliar.
Kemudian dana perimbangan mengalami penuruan dari target sebesar Rp 1,355 triliun, terealisasi sebesar Rp 1,331 triliun atau 98 persen. Sementara pendapatan lain-lain yang sah terealisasi sebesar Rp 683 miliar dari target sebesar Rp 682 miliar.










