"Rumah sakit di Bangkalan harus dirajut dulu supaya tekanannya tidak terlalu besar. Sedangkan yang sudah sakit bisa dibawa ke Surabaya, karena Gubernur Jatim sudah siap membantu. Di Surabaya kapasitasnya bagus dan masih cukup. Tenaga kesahatan, perawat, dan obat-obatan, ventilator sudah kita tambah, sehingga tekananannya berkurang,” kata dia.
Menurutnya, masih banyak yang takut untuk dites di Bangkalan. Namun, ia bersyukur karena di pos penyekatan yang ada di Surabaya banyak yang sudah merasa tidak takut untuk dites.
“Alhamdulillah aku lihat di sini semuanya merasa gak takut lah untuk dites. Kalau tes hasilnya positif nanti dirawat. Jadi, sekali lagi terima kasih Bu Gubernur, Pak Wali Kota, dan Pak Bupati,” ujarnya.
Seusai menerima kunjungan dari Menkes beserta rombongannya, Wali Kota Eri mengatakan baik Surabaya maupun Bangkalan, harus saling membantu dan bahu membahu menyelesaikan permasalahan ini.










