Sabtu, 19 Juni 2021 19:37

Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Ngawi Pimpin Penyekatan di Pintu Tol, Halau Kendaraan Luar Jatim

Kamis, 06 Mei 2021 23:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Ngawi Pimpin Penyekatan di Pintu Tol, Halau Kendaraan Luar Jatim
Dirlantas Polda Jatim dan Kapolres Ngawi saat melakukan operasi penyekatan di pintu tol Ngawi.

NGAWI, BANGAONLINE.com - Anggota Polres Ngawi dipimpin langsung Dirlantas Polda Jatim melakukan penyekatan di gerbang tol Ngawi, Kamis (6/5) pukul 00.00 WIB.

Di pos penyekatan tersebut, petugas gabungan dari anggota Polres Ngawi, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga BPBD Ngawi telah siaga. Hal tersebut terkait dengan diberlakukannya larangan mudik.

Satu jam sebelum diberlakukannya larangan mudik, rombongan Dirlantas Polda Jatim telah sampai di pos penyekatan yang berada di pintu tol Ngawi.

Tepat pukul 00.00 WIB, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman bersama Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya memimpin langsung pengecekan dan menghalau kendaraan yang dari luar Jatim atau Ngawi sewaktu akan memasuki wilayah tersebut.

BACA JUGA : 

Posko Penyekatan di Surabaya Sifatnya Membantu Pemkab Bangkalan

Pasca Perusakan Posko, Tokoh Pemuda Madura Minta Penyekatan di Jembatan Suramadu Dievaluasi

Ditresnarkoba Polda Jatim Resmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Sidoarjo

Sertijab, Berikut Nama-nama Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jatim yang Dimutasi

"Mulai hari ini (Kamis) tanggal 6 Mei, larangan mudik sudah diberlakukan hingga tanggal 17 Mei mendatang," jelas Kombes Pol Latif.

Tak ayal, ratusan kendaraan pribadi dan kendaraan umum harus putar balik ke arah asal disebabkan mereka tidak dilengkapi dengan dokumentasi yang menjadi persyaratan dalam perjalanan. Termasuk puluhan bus dari arah Jakarta yang mengangkut penumpang juga dipaksa untuk putar balik.

"Semua kendaraan yang akan memasuki Jawa Timur tanpa dilengkapi dokumen yang menjadi persyaratan harus kembali. Di polres sendiri beberapa hari lalu sudah mengamankan kendaraan yang mengangkut pemudik yang mendahului," terang AKBP I Wayan Winaya.

Bahkan, bus PO Haryanto yang telah ditempeli stiker dari Kementerian Perhubungan juga harus putar balik. Mereka sempat melakukan aksi mogok di sepanjang ruas tol. Sebanyak 8 bus PO Haryanto diparkir sehingga sempat membuat kemacetan.

Menurut mereka, dengan memasang stiker Kementerian Perhubungan dapat melakukan perjalanan antar provinsi. Nyatanya, mereka tetap gagal mengantarkan penumpangnya sampai ke tempat tujuan.

"Kita berangkat sudah kemarin, ternyata sekarang tidak boleh masuk Ngawi. Kita kecewa kalau seperti ini," keluh Panca Budi, salah satu pengemudi bus yang sempat ikut aksi mogok.

Dari keterangan pihak Dirlantas Polda Jatim bahwa sosialisasi terkait larangan tersebut telah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Adapun kendaraan bus yang dipasangi stiker tersebut hanya dapat mengangkut penumpang dengan persyaratan khusus. Salah satunya penumpang yang menjalankan tugas kedinasan atau penumpang dalam kondisi berobat.

"Jadi, tidak ada toleransi untuk kendaraan yang tujuannya mudik. Semua harus putar balik, sebab sebelumnya kira sudah melakukan sosialisasi," tegas Dirlantas Polda Jatim. (nal/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...