Seharusnya Untuk UMKM, Dana CSR malah Dibelikan Patung Sekitar Rp 900 Juta

Sebelumnya, pembangunan itu rencananya akan dilakukan di Exit Tol Sidoarjo. Karena lahan tersebut milik Jasa Marga, maka Bahrul Amig saat menjabat sebagai DKP Sidoarjo, mengusulkan ditaruh di Alun-alun, karna kondisinya strategis.

Namun, pembangunan monument itu mendapat kritikan dari ulama' Sidoarjo. Sebab, 9 patung besar tersebut berbentuk menyerupai manusia terpampang jelas.

Dikatakannya, pihak pemberi CSR (PT Sekar Laut) akhirnya memutuskan untuk menurunkan patung tersebut setelah setelah menimbang dan memperhatikan kontroversi dari warga Sidoarjo.

"Agar Sidoarjo yang diharapkan dalam kondisi kondusif. Pihak Sekar Laut juga tidak memaksakan diri. Meski berkeinginan untuk membangun Sidoarjo. Kurang lebihnya seperti itu yang disampaiakan PT Sekar Laut kepada saya," ujarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: