"Saya bukan, dan tak pernah minta dikasihani lo ya. Selama ini saya memang tinggalnya di rumah dinas kepala desa di dekat sana," ucap Fathur sambil menunjuk jalan pintas selebar 1 meter dihimpit tembok rumah warga Sukorejo kepada wartawan.
Fathur memang berhasil mendatangkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen Suharyanto ke Balai Desa Sukorejo terkait PPKM. Padahal desa yang dipimpinnya itu adalah desa hasil relokasi dari kelurahan dekat Pelabuhan Gresik di Kecamatan Gresik. Sehingga akses masuk ke desa hanya ada satu jalur saja.
Lokasi Desa Sukorejo sendiri berdekatan dengan Kali Lamong yang setiap musim hujan meluap. Tidak ada hamparan sawah atau kekayaan alam lainnya. Sebab, mayoritas warganya bekerja sebagai nelayan.
"Saya selama menjabat kepala desa dibayar hanya untuk mengabdi saja. Berapa sih gaji kepala desa? Saya menggunakan gaji yang resmi sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku," ungkap Fathur.










