Selain itu, mereka juga meminta agar Polres Blitar Kota mengusut kasus ini hingga tuntas. Pihaknya mendukung semua upaya penegak hukum dalam menangani kasus terkait kegiatan yang melanggar protokol kesehatan tersebut.
"Kami minta kepolisian untuk mengusut kasus ini sampai tuntas. Kami juga mendukung segala upaya penegak hukum terkait kasus ini," tegasnya.
Sayangnya, mahasiswa yang menggelar aksi itu gagal bertemu dengan anggota DPRD Kota Blitar. Salah satu staf mengatakan para anggota DPRD Kota Blitar sedang divaksin Covid-19 sehingga tidak bisa menemui pendemo.
Diberitakan sebelumnya, video joget dangdut Wali Kota Blitar Santoso viral di media sosial. Dalam rekaman video berdurasi 4:28 menit tersebut terlihat Wali Kota Santoso asyik berjoget bersama sejumlah orang dan biduan. Sayangnya dalam rekaman video terlihat undangan yang datang berkerumun tanpa menjaga jarak. Sebagian terlihat tidak memakai masker, sebagian lagi posisi masker diturunkan di dagu.










