"Ada beberapa poin yang kami sampaikan di surat mosi tidak percaya. Intinya sulit bekerja sama dengan yang bersangkutan. Di poin terakhir kami minta DPW melakukan evaluasi sampai pencopotan Ketua DPD," tegas pria yang akrab disapa Ulum itu.
Ulum kemudian merinci dari 26 pengurus DPC tingkat kecamatan, 21 di antaranya yakni unsur ketua, sekretaris, dan bendaharanya turut menandatangani surat mosi tidak percaya. "Dan ada lima DPC yang ditandatangani pengurus DPC lainnya. Ketua tidak ikut, sehingga tak ada stempel," bebernya.
Meski demikian hal tersebut menurutnya tak ada persoalan. "Yang penting kebersamaan teman-teman ini dalam rangka cintanya kepada Nasdem. Kita menyatakan mosi tak percaya kepada ketua Nasdem Surabaya dan DPD Nasdem secara kelembagaan," lanjut dia.
Akar persoalan, jelas Ulum, dari adanya pertanyaan tentang dana banpol yang tidak ada transparansinya. Pihaknya menegaskan tidak akan ikut campur penggunaan dana banpol, tapi minta transparansi penggunaannya.










