Selanjutnya, PT TTN juga akan memperluas area tanam benih kedelai kualitas unggul tersebut di demplot yang ada di Malang dan Bondowoso dengan total produksi sekitar 100 ton benih per tahun.
“PT. Tarutama Nusantara ingin menjadi bagian dari solusi permasalahan kedelai nasional. Kami memberikan beberapa contoh kepada Bapak Ketua DPD RI agar benih ini bisa diketahui. Syukur-syukur bisa dilihat langsung oleh Pak Mentan, Pak Mendag, dan Pak Menkop UMKM. Karena ketiga kementerian itulah yang mengambil kebijakan. Agar kedelai super produksi anak negeri bisa dihargai dan dikembangkan di Indonesia sehingga mampu mengurangi ketergantungan impor kedelai,” ujar Iryono, Jember, Jumat (19/2/2021).
Pada kesempatan tersebut, Iryono juga menyampaikan sejumlah aspirasi agar keinginan bangsa Indonesia untuk mencapai swasembada kedelai nasional bisa tercapai. Pertama, mendorong pemerintah bersama pihak terkait untuk dapat bersama-sama menciptakan tata kelola kedelai yang saling sinergi dan memberikan manfaat kepada para pelaku usaha kedelai nasional.
“Kami juga ingin pemerintah memberikan dorongan dan motivasi kepada para petani kedelai di Indonesia agar dapat melakukan budidaya kedelai berdasarkan prinsip Good Agricultural Practices dan membantu memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana petani kedelai,” tandasnya.










