Ketua DPRD Banyuwangi bersama kedua wakilnya saat menemui para demonstran.
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Aksi demonstrasi tolak Omnibus Law yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa dari beberapa universitas yang ada di Kabupaten Banyuwangi disambut baik oleh pimpinan DPRD Banyuwangi.
Aksi ribuan mahasiswa menolak disahkannya Omnibus Law karena UU Cipta Kerja ini dinilai mencederai kaum buruh.
BACA JUGA:
- Gelar Aksi di Depan Kantor DPRD Jombang, Mahasiswa Soroti Pelemahan Rupiah dan Kenaikan BBM
- Demo Tuntut Reformasi Birokrasi, BEM Unira Segel Ruangan Kantor Bupati Pamekasan
- Demo Indonesia Gelap Meledak, Prabowo Jangan Hanya Omon-Omon, Ini Lima Tuntutan Mahasiswa
- Aksi 'Indonesia Gelap', Mahasiswa di Berbagai Daerah Gelar Demo
Aksi gabungan dari beberapa kampus ini berjalan dengan kondusif. Demontrasi penolakan Omnibus Law disambut baik oleh ketua DPRD dan wakil ketua DPRD dari Partai Demokrat dan PKB.
Saat diwawancarai, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan langsung merespons dan menerima aspirasi dari mahasiswa yang menolak Omnibus Law itu.
“Dalam hal ini, kami tidak menghalang-halangi demontrasi ini. Karena menyuarakan aspirasi di muka umum itu dilindungi Undang-Undang (UU). Maka dari itu, kami akan menampung semua aspirasi dari masyarakat yang nantinya akan teruskan ke pemerintah pusat,” imbuhnya. (gda/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




