Gubernur Khofifah berdiskusi dengan pimpinan DPRD Jatim, Anik Maslachah, usai rapat paripurna. foto: istimewa
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa belum lama ini meresmikan proyek Pasuruan Cacao Technical Centre (PCTC) yang dibangun oleh PT Mondelez International. Peresmian itu dilakukan secara virtual oleh Gubernur Khofifah bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.
Langkah Pemprov Jatim berhasil menarik investasi penanaman modal asing (PMA) senilai US$13 juta atau sekitar Rp 190,5 miliar mendapat apresiasi dari DPRD Jatim. Menurut Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, salah satu parameter kebangkitan daerah akibat pandemi adalah ketika di berbagai daerah dalam kondisi terpuruk akibat pandemi, tapi masih ada investasi.
BACA JUGA:
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Dari Kartini ke Era Digital: Zakat untuk Pendidikan Perempuan sebagai Investasi Masa Depan Jatim
"Hal ini menunjukkan kepercayaan akan keamanan, kenyamanan, dan keyakinan bagi investor akan bisa berkembang dengan baik di Jatim. Kami memberikan apresiasi pada pemprov yang mampu menarik perhatian dan meyakinkan investor untuk mengembangkan usahanya di Jatim," tutur Anik Maslachah, Minggu (11/10/2020).
Anik yang juga koordinator Komisi B (Perekonomian) di DPRD Jatim ini mengungkapkan optimismenya dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang trennya semakin positif.
Ia yakin pertumbuhan ekonomi Jatim bisa pulih dari kontraksi saat ini sampai pada level minus 5.9%. "Ini tren positif bagi pertumbuhan ekonomi Jatim ke depan," imbuh ketua DPW Perempuan Bangsa Jatim itu.
Terpisah, Muzammil Syafi'i, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jatim mengatakan, Jawa Timur masih bisa dijadikan tujuan investasi walaupun saat ini masih masa pandemi. Ia menyebut lokasi investasi yang masih terbuka lebar bagi investor sesuai RTRW adalah Pasuruan, Mojokerto, dan Gresik.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




