Bupati Jember, Hj Faida. foto: WhatsApp
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember Hj Faida memberikan testimoni menggemparkan soal harga rekom partai politik untuk maju pilkada. Menurut dia, harga rekom parpol mencapai puluhan miliar rupiah. Padahal gaji bupati hanya Rp 6 juta tiap bulan.
Karena itu, menurut dia, para bupati yang memakai cara-cara tidak terhomat itu tak mungkin jadi pemimpin yang tegak lurus, apalagi mendapat ridla Allah SWT.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
“Saya pastikan sulit jadi pemimpin yang tegak lurus. Itu bukan awalan yang baik,” tegas Bupati Faida dalam webinar pada 25 Agustus 2020 lalu. Kini rekaman video webinar yang juga diikuti Bupati Karawang dan Wali Kota Batu itu viral.

Bupati berparas cantik itu kini terpaksa maju sebagai calon bupati Jember untuk kedua kalinya lewat jalur independen. Meski demikian, ia bersyukur kepada Allah SWT karena proses persyaratan sudah selesai. KPU Jember bahkan telah meloloskan verifikasi faktual sehingga ia bisa menjadi salah kontestan dalam pemilihan Bupati Jember pada 9 Desember 2020 nanti.
Semula, ia mengaku tak maju lewat jalur independen. Apalagi ia incumbent. Tapi karena semua parpol tak mau memberi rekom, maka ia akhirnya maju lewat jalur perseorangan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




