“Kehadiran Bapak KASAD dan Wakapolri ke Jatim ini memberikan penguatan bagi seluruh elemen di Jatim dalam penanganan Covid-19 mulai dari ketersediaan alat kesehatan, tenaga medis serta pencegahan agar masyarakat siap menggunakan masker serta ikut dalam proses saling meng - edukasi. Harapan kita semua ini juga bisa mendorong kontraksi ekonomi berubah menjadi positif sebagai indikator percepatan pemulihan ekonomi saat pandemi covid-19 di Jatim,” ungkap Gubernur Khofifah dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE.com, Jumat (4/9/2020).
Di hadapan KASAD dan Wakapolri, Khofifah mengatakan bahwa per (2/9), jumlah kesembuhan di Jatim mencapai 26.777 orang atau 78,13 persen. Angka ini merupakan prosentase kesembuhan tertinggi di Pulau Jawa dan lebih tinggi dari nasional yang mencapai 71,9 persen.
Tidak hanya itu, berdasarkan hasil survei Indopol pada tanggal 23-28 Juli 2020, mayoritas masyarakat Jatim atau sebanyak 75 persen warga mengapresiasi kinerja Pemprov dalam menangani Covid-19. Mereka mengaku terkesan dengan pesan terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan.
“Ini menjadi pemacu kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terutama dalam penanganan Covid-19. Tentu kami akan terus berikhtiar meningkatkan dan memperbaiki. Harapan kami semua pasien bisa terlayani dengan baik dan meminimalkan angka kematian,” imbuhnya.










