Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat sambutan dalam acara konsolidasi bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M.Si, Kamis (3/9/2020). foto: ist/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat konsolidasi guna menekan penyebaran Virus Corona dan pemulihan ekonomi di Jatim.
Terbaru, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M. Si selalu Wakil Ketua I dan II Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berkunjung ke Gedung Negara Grahadi Surabaya.
BACA JUGA:
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
Kehadiran keduanya di Grahadi diterima langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, para perwira tinggi dari Markas Besar TNI AD, Markas Besar Polri, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, serta Sekdaprov Jatim.
Khofifah mengatakan, kedatangan KASAD dan Wakapolri ini untuk memperkuat konsolidasi dan keberseiringan dalam pengendalian Covid-19 serta pemulihan ekonomi di Jatim.
“Kehadiran Bapak KASAD dan Wakapolri ke Jatim ini memberikan penguatan bagi seluruh elemen di Jatim dalam penanganan Covid-19 mulai dari ketersediaan alat kesehatan, tenaga medis serta pencegahan agar masyarakat siap menggunakan masker serta ikut dalam proses saling meng - edukasi. Harapan kita semua ini juga bisa mendorong kontraksi ekonomi berubah menjadi positif sebagai indikator percepatan pemulihan ekonomi saat pandemi covid-19 di Jatim,” ungkap Gubernur Khofifah dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE.com, Jumat (4/9/2020).
Di hadapan KASAD dan Wakapolri, Khofifah mengatakan bahwa per (2/9), jumlah kesembuhan di Jatim mencapai 26.777 orang atau 78,13 persen. Angka ini merupakan prosentase kesembuhan tertinggi di Pulau Jawa dan lebih tinggi dari nasional yang mencapai 71,9 persen.
Tidak hanya itu, berdasarkan hasil survei Indopol pada tanggal 23-28 Juli 2020, mayoritas masyarakat Jatim atau sebanyak 75 persen warga mengapresiasi kinerja Pemprov dalam menangani Covid-19. Mereka mengaku terkesan dengan pesan terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan.
“Ini menjadi pemacu kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terutama dalam penanganan Covid-19. Tentu kami akan terus berikhtiar meningkatkan dan memperbaiki. Harapan kami semua pasien bisa terlayani dengan baik dan meminimalkan angka kematian,” imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




