"Sempat menolak, tetapi setelah dirayu, lama kelamaan jadi mau," ujar pelaku di hadapan awak media saat dirilis di Mapolres Tuban, Jum'at (20/3).
Pelaku yang lulusan sarjana ekonomi ini mengaku, setiap kali transaksi, ia bersama istrinya bisa meraup kentungan Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juta. Bahkan, jika sang istri melayani pria hidung belang lebih banyak, maka keuntungan yang didapat pun lebih banyak.
BACA JUGA:Kasus Pencabulan dan Prostitusi Siswi SMP di Surabaya, Diduga Lebih dari Satu Pelaku Terlibat
"Untuk uang hasil transaksi dibagi sama istri," terang pelaku.










