Sabtu, 28 Maret 2020 19:01

Wagub Emil: Fasilitas Low Cost Bisa Tingkatkan Warga Jatim yang Ingin Beribadah Umroh

Senin, 06 Januari 2020 23:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Wagub Emil: Fasilitas Low Cost Bisa Tingkatkan Warga Jatim yang Ingin Beribadah Umroh
Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak saat memberikan sambutan. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Peningkatan pelayanan kepada masyarakat terus diupayakan Pemprov Jawa Timur lewat fasilitas kemudahan beribadah. Salah satunya, dengan cara low cost atau biaya terjangkau untuk penerbangan Surabaya-Jeddah bagi masyarakat Jatim yang ingin beribadah umroh.

“Kita juga ingin buka peluang bagi masyarakat untuk bisa berangkat dengan biaya yang lebih terjangkau,” kata Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak usai meresmikan rute baru penerbangan Surabaya-Jeddah yang diluncurkan maskapai penerbangan Citilink di Grand Mercure, Surabaya, Senin (6/1).

Wagub Jatim yang pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini juga meyakini bahwa dengan memberikan layanan kemudahan bagi masyarakat, maka akan berdampak positif dan menjadikan Jatim lebih berkah.

“Intinya bahwa kemudahan dalam berangkat umroh dengan biaya yang lebih terjangkau ini akan menambah kebahagiaan sekaligus keberkahan bagi Jawa Timur,” sebutnya.

Ia juga menambahkan, dengan adanya penerbangan langsung Surabaya-Jeddah yang menggunakan pesawat jenis airbus dapat menampung lebih banyak penumpang. Sehingga kondisi tersebut akan berdampak pada biaya penerbangan itu sendiri.

“Kami optimis, ini pesawat wide body, artinya tidak lagi transit, langsung dan tentunya di situ lah biaya bisa dibuat lebih kompetitif, daya tampungnya banyak,” imbuhnya.

Emil Dardak juga optimis terhadap respons positif dari pelaku usaha travel, khususnya umroh di Jatim. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk di Jatim yang mencapai 40 juta jiwa didukung fasilitas low cost dipastikan akan berpengaruh pada peningkatan jumlah masyarakat Jatim yang ingin melakukan ibadah umroh.

“Kami yakin travel umroh yang ada di Jawa Timur siap menyambut dengan paket-paket yang lebih terjangkau, lebih kompetitif lagi,” jelasnya.

Wakil Gubernur Jatim yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Ritsumeikan Asia Pasifik Jepang ini juga percaya bahwa program tersebut akan sukses dan mampu memberikan kontribusi kepada Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal Penyelengaraan Haji dan Umroh.

Hal tersebut disebabkan karena Jatim menempati urutan kedua di Indonesia untuk pelaksanaan umroh, yakni menyumbangkan sekitar 30 persen dengan kisaran angka per tahun mencapai 1,2 juta jiwa jama’ah. Angka tersebut dipastikan dapat meningkat karena ibadah umroh tidak memiliki batasan kuota dan dapat dilakukan sepanjang tahun tanpa ada spesifikasi waktu layaknya ibadah haji.

“Kita berharap ini akan sukses, Jawa Timur menyumbang kedua terbesar di Indonesia menurut Pak Dirjen,” harapnya.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Prof. Dr. Nizar, M.Ag mengharapkan, bahwa dengan adanya rute baru penerbangan langsung Surabaya-Jeddah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Masyarakat Jatim yang ingin melakukan ibadah umroh.

“Tentu ini menjadi potensi yang besar untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan salah satu solusi supaya masyarakat muslim Jawa Timur bisa ziarah ke tanah suci,” harapnya. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 02:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*84. Qul kullun ya’malu ‘alaa syaakilatihi farabbukum a’lamu biman huwa ahdaa sabiilaan.Katakanlah (Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka Tuhanmu lebih mengeta...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...