"Selama ini hanya di RSUD, RSNU, RS Muhammadiyah sebagai rujukan kecelakaan kerja, mulai bulan depan pelayanan bisa dilakukan di Puskesmas terdekat," imbuhnya.
Kemudian, sambung Rofiul, apabila terjadi kecelakaan kerja yang jauh dari Rumah Sakit, pelayanan bisa dipercepat di Puskesmas dahulu untuk penanganan awal. Apabila kecelakaan kerjanya hanya ringan cukup di Puskesmas tidak perlu di RSUD.
"Puskesmas nanti yang akan klaim ke BPJS Ketenagakerjaan bukan peserta, jadi peserta tidak perlu mengeluarkan biaya dari awal, bisa dicek dari aplikasi E-PLKK masih aktif atau tidak kepesertaannya untuk diverifikasi," terangnya.
Sementara itu, Bambang Priyo Utomo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban menyambut baik atas langkah BPJS Ketenagakerjaan dengan menggandeng instansi terkait. Hadirnya Puskesmas sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja maka masyarakat akan terjamin dalam rangka pelayanan, terutama para pekerja di perusahaan-perusahaan.










