Sabtu, 28 Maret 2020 15:10

Jadi DPO Kepemilikan Senpi dan Pembacokan, Mantan Kades Sumberdawesari Tak Kunjung Tertangkap

Selasa, 30 Juli 2019 23:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Andy Fachrudin
Jadi DPO Kepemilikan Senpi dan Pembacokan, Mantan Kades Sumberdawesari Tak Kunjung Tertangkap
Korban pembacokan menunjukkan sejumlah bekas luka yang didapatnya usai diserang pelaku.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kasus kepemilikan senjata api (Senpi) dan ledakan bondet di Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Pasuruan, tak kunjung menemui titik terang. Polisi hingga kini belum bisa menangkap tersangka M Suhul Taubat (70) yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Bahkan, tersangka yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Sumberdawesari tersebut kerap berbuat onar. Suhul, begitu tersangka biasa disapa, juga diduga sebagai dalang aksi pembacokan terhadap seorang warga setempat.

Irwan Suripto (24), selaku korban pembacokan mengaku resah dan trauma. Lantaran pelaku yang dikenal warga sebagai orang kuat di kawasan Danau Grati tersebut, hingga kini belum juga ditangkap polisi.

"Saya merasa takut, kalau ada motor saya selalu terbangun," ungkap Irwan Suripto sembari menunjukkan beberapa luka bacoknya, Selasa (30/7/2019).

Ia pun berharap, pelaku maupun orang suruhan yang pernah membacok dirinya segera diringkus oleh petugas kepolisian.

Secara terpisah, Kapolsek Grati AKP Suyitno mengatakan, petugas kepolisian hingga kini masih terus berusaha mengejar Sang DPO.

"Ya akan kita kejar terus, tapi kan dia sembunyi," tandasnya.

Pihaknya mengakui mendapat kesulitan dalam menangkap tersangka yang juga seorang residivis tersebut. Kapolsek berdalih, ada keterbatasan jumlah personel sehingga hal ini menjadi kendala.

"Personel kita kan terbatas, tapi kita juga dibantu pihak Polres juga," imbuhnya.

Oleh karena itu, petugas kepolisian meminta doa dan dukungan masyarakat agar upaya penangkapan segera membuahkan hasil, "Ya doakan saja, supaya lekas tertangkap," tutupnya.

Untuk diketahui, kasus pembacokan terjadi di Desa Sumberdawesari pada 11 Juli 2019 lalu, sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, korban tengah beristirahat di dalam rumahnya. Namun tiba-tiba ada tamu tak dikenal berkunjung. Ketika pintu rumah dibuka, dengan kalap orang tak dikenal langsung mengayunkan sebilah celurit ke arah korban.

Atas kejadian ini, korban menderita luka bacok di sekujur tubuhnya. Seperti tangan, lengan, dan kakinya. Beruntung, nyawa korban dapat diselamatkan meski mendapat puluhan jahitan. (maf/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 02:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*84. Qul kullun ya’malu ‘alaa syaakilatihi farabbukum a’lamu biman huwa ahdaa sabiilaan.Katakanlah (Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka Tuhanmu lebih mengeta...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...