Sabtu, 24 Agustus 2019 10:33

Jatim Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Zhenghe ke-5, Gubernur: Momentum Perkukuh Persatuan

Selasa, 16 Juli 2019 17:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Jatim Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Zhenghe ke-5, Gubernur: Momentum Perkukuh Persatuan
Pembukaan konferensi Internasional Zhenghe ke-5 secara resmi dibuka oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di JX International Convention Exhibition, Jl. Ahmad Yani no.99, Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jawa Timur kembali memperoleh kesempatan menyelenggarakan kegiatan bertaraf internasional. Kali ini, Jatim menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Internasional Zhenghe ke-5 Indonesia dan Tiongkok bertemakan "Berbagi Nilai dalam Agama, Budaya dan Masyarakat".

Pembukaan konferensi Internasional Zhenghe ke-5 secara resmi dibuka oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di JX International Convention Exhibition, Jl. Ahmad Yani no.99, Surabaya, Senin (16/7) malam. Sedangkan konferensinya, akan diselenggarakan di UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jatim menyebut, Konferensi Zhenghe menjadi momentum memperkukuh rasa persaudaraan dan persatuan sebagai sebuah bangsa. Selain itu, momen tersebut juga untuk membuka persepsi tentang bagaimana menjaga kedamaian di tengah keberagaman, khususnya di Indonesia.

“Pesannya adalah masyarakat senantiasa untuk membangun kedamaian bagi semua umat manusia di bumi ini," ungkapnya.

Khofifah menjelaskan, dengan adanya konferensi ini, maka diharapkan perspektif masyarakat tentang Tionghoa terbangun lebih luas dan cerah. Tujuan akhirnya adalah untuk terciptanya kedamaian satu sama lainnya.

"Selain menjaga perdamaian juga menjaga martabat kemanusiaan," lanjutnya.

Turut hadir pada acara tersebut Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar, dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Setdaprov Jatim.

Konferensi Zhenghe sendiri menghadirkan 12 narasumber dari luar negeri dan diikuti oleh 58 peserta. Termasuk komunitas muslim Tionghoa dari 12 negara. “Secara keseluruhan komunitas muslim Tionghoa yang berasal dari 12 negara dipastikan hadir,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan Anugerah Peace Award ke Almarhum Gus Dur. Penghargaan diterima oleh Shinta Nuriyah Wahid. Diberikannya penghargaan tersebut karena Gus Dur dianggap sebagai tokoh yang menghargai keberagaman. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...