Kamis, 22 Agustus 2019 19:23

Wabup Dampingi Gubernur Jatim Tinjau PLTSa PT. Mega Surya Eratama

Senin, 15 Juli 2019 23:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Wabup Dampingi Gubernur Jatim Tinjau PLTSa PT. Mega Surya Eratama
Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi mendampingi Gubernur Khofifah di PT. Mega Surya Eratama Kecamatan Ngoro.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - PT. Mega Surya Eratama Kecamatan Ngoro bakal mengolah limbah plastik sebagai tenaga alternatif pembangkit listrik. Industri yang bergerak di bidang kertas ini juga disebut-sebut sebagai inisiator pertama pemanfaatan limbah plastik menjadi energi listrik.

Hal ini dibahas bersama pada kesempatan kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dengan didampingi langsung Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi dan Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, Senin (15/7) siang di PT. Mega Surya Eratama Kecamatan Ngoro.

“Di sini kita akan pantau bagaimana pengelolaan limbah plastik menjadi listrik. Ini adalah bentuk renewable power plant energy. Rencananya akan beroperasi awal Agustus,” terang Khofifah.

Khofifah juga membahas peraturan pengelolaan sampah, yang kini tengah digodok dalam Perda di DPRD. Ia berharap mimpi untuk mewujudkan dan mendapatkan energi non fosil berbasis PLTSa bisa segara terealisasi.

“Kita harap pengelolaan sampah basah ada di angka 16,8 pesen di tahun 2025, untuk mendapatkan energi nonfosil berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa),” tegas orang nomor satu di Jawa Timur.

Siswanto, Dirut PT. Mega Surya Eratama, pada kesempatan ini juga menjelaskan secara teknis proses produksi hingga bahan baku yang diperoleh.

“Bahan baku 80 persen kami dapat dari import. Seperti Inggris, Australia, Amerika, Singapura, dan negara-negara Eropa. Sedang 20 persen sisanya dari lokal. Produksi kita di sini dilaksanakan di atas lahan seluas 29 hektar. Kini sudah kita kembangkan 40 hektar,” tuturnya.

Jawa Timur sendiri tercatat sebagai penghasil limbah plastik ke-tiga terbesar di dunia. Fakta ini tentu menjadi catatan dan PR bersama, terkait bagaimana bisa menekan dan memaksimalkan kondisi tersebut. (yep/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...