Kamis, 04 Juni 2020 20:01

Antisipasi Inflasi, Wali Kota Madiun Coba Manfaatkan Lahan Bengkok untuk Tanaman Selain Padi

Selasa, 09 Juli 2019 21:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Utomo
Antisipasi Inflasi, Wali Kota Madiun Coba Manfaatkan Lahan Bengkok untuk Tanaman Selain Padi
Wali Kota Maidi saat rapat koordinasi bersama Bank Indonesia (BI) Kediri.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pergerakan ekonomi di Kota Madiun cukup menggeliat belakangan ini. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya transaksi jual-beli di kota pecel. Sayang, besarnya transaksi juga berdampak kepada inflasi daerah. Inflasi Kota Madiun sebesar 0,22 persen selama Juni lalu berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

"Inflasi tidak selamanya negatif. Bahkan diperlukan dalam ukuran tertentu. Artinya, ekonomi jalan. Tetapi harus segera diwaspadai agar tidak terlalu tinggi," kata Kepala Perwakilan (KP) Bank Indonesia (BI) Kediri Musni Hardi Kasuma Atmaja saat rapat koordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun di ruang 13 Balai Kota, Selasa (9/7).

Apalagi, angka ini jauh di bawah inflasi nasional sebesar 0,55 persen untuk bulan yang sama. Kendati begitu, inflasi di Kota Madiun masuk kategori tinggi untuk ukuran daerah. Bahkan, Kota Madiun menduduki peringkat ketiga inflasi daerah tertinggi di Jawa Timur. Musni menambahkan sejumlah langkah yang diambil Pemerintah Kota Madiun sudah tepat untuk menakan inflasi. Di antaranya, pemberian SPP dan seragam gratis yang dapat menekan biaya pendidikan hingga penambahan stok komoditi pokok.

"Selain itu penekanan dapat melalui mekanisme pasar. Yakni, dengan melakukan pendekatan kepada sejumlah pedagang luar untuk menambah stok kalau barang yang dimaksud cukup minim di Kota Madiun," ujarnya sembari menyebut operasi pasar dibutuhkan jika mekanisme pasar belum berhasil menekan inflasi secara maksimal.

Wali Kota Madiun Maidi menyebut inflasi di kota pendekar masih dalam taraf normal. Tinggi namun belum masuk kadar membahayakan. Kendati begitu wajib diwaspadai. Sebab, inflasi dapat berdampak menurunnya daya beli masyarakat hingga bertambahnya angka kemiskinan. Sebaliknya, tidak boleh terlalu ditekan. Sebab, deflasi juga dapat mengancam pengusaha di Kota Madiun.

"Inflasi dapat menambah angka kemiskinan. Tetapi kalau deflasi pengusaha bisa kolap (bangkrut)," kata Wali Kota Maidi.

Tak heran, geliat ekonomi tetap harus dijaga. Hanya, inflasi wajib ditekan agar tidak meningkat drastis. Wali Kota menyebut berbagai upaya sudah dan akan dilakukan. Di antaranya, menjaga stok kebutuhan dalam taraf aman. Terutama untuk kebutuhan empat sehat lima sempurna. Sedang, untuk komoditi lain akan segera dilakukan penambahan.

"OPD harus memetakan tren kebutuhan meningkat pada jenis dan bulan apa. Sebelum masuk bulan tersebut stok sudah harus ditambah," tegasnya.

Selain itu, wali kota juga berencana untuk merubah mindset petani Kota Madiun sebagai antisipasi jangka panjang. Petani bakal diberikan stimulus untuk tidak hanya menanam padi. Tetapi juga cabai atau bawang. Sebab, komoditi ini seringkali menyumbang inflasi lantaran stoknya terbatas. Wali Kota berencana menyewakan lahan bengkok dengan harga murah dengan syarat wajib ditanami selain padi.

"Saya juga akan usul ke provinsi untuk memetakan daerah di Jawa Timur khususnya di eks karesidenan Madiun agar memiliki produksi pertanian yang beragam. Tidak hanya padi," pungkasnya. (hen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...