Jumat, 28 Februari 2020 02:17

Diduga Rusak Patok di Lahan Kilang Minyak, 3 Warga Jenu Akhirnya Jadi Tersangka

Minggu, 24 Maret 2019 19:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Diduga Rusak Patok di Lahan Kilang Minyak, 3 Warga Jenu Akhirnya Jadi Tersangka
Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo saat memberikan keterangan.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tiga warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang sebelumnya ditahan oleh Polres Tuban, akhirnya ditetapkan tersangka dalam kasus perusakan patok di lahan milik warga yang akan digunakan proyek kilang minyak. Tiga tersangka itu, yakni berinisial M, S, dan Hs, seluruhnya warga ring 1 proyek kilang minyak.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (24/3) menerangkan, ketiganya ditetapkan tersangka karena berdasarkan hasil gelar perkara telah memenuhi 2 alat bukti. Barang bukti yang digunakan penyedik untuk menjerat tersangka yaiyu sejumlah patok yang sudah dirusak. Selanjutnya, penyidik terus mengembangkan kasus ini. Sebab diduga ada pelaku lain dalam perusakan tersebut.

"Para tersangka dijerat pasal perusakan barang milik orang lain," papar Mustijat.

Sebelum ditetapkan tersangka, mereka bertiga telah diperiksa sebagai saksi atas laporan warga karena diduga terlibat perusakan patok. "Sekarang pelaku kami tahan," katanya.

Penangabab tiga pelaku itu sempat membuat ratusan warga yang kontra proyek kilang minyak menggeruduk Mapolres Tuban, pada Jum'at (22/3) malam. Para massa meminta agar ketiga warga tersebut dibebaskan. Namun, aksi demo itu dibubarkan paksa oleh anggota karena tidak ada surat pemberitahuan.

Mustijat menegaskan, aksi yang dilakukan warga tidak akan mempengaruhi proses penyelidikan. Ia menegaskan penyidik akan terus memeriksa orang-orang yang diduga terlibat perusakan patok di lahan Dusun Boro, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban. Keberadaan patok tersebut sejatinya sebagai batas yang akan digunakan untuk rencana pembangunan kilang minyak.

“Sebenarnya ada empat orang yang kita periksa sebagai saksi, tapi baru 3 yang kita jadikan tersangka," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penetapan ketiganya sebagai tersangka berawal dari adanya rencana aksi menolak pembangunan kilang minyak. Saat itu dua di antara tiga tersangka mengantarkan surat pemberitahuan kegiatan di Mapolres Tuban. Kebetulan, mereka yang mengantarkan surat merupakan orang-orang yang diduga terlibat perusakan. Sehingga, dilakukan pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus itu.

Adapun satu orang tersangka lainnya ditetapkan sebagai tersangka usai dijemput petugas di rumahnya dan menjalani pemeriksaan. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...