Ia menambahkan, bahwa selama ini dirinya selalu memberi support agar anaknya bekerja keras dan tidak menjadi orang yang lemah. Sebab, pekerjaan sales itu tidak mudah dan harus lincah. "Dulu saya juga sales, bapaknya juga sales. Tapi hukumannya gak seperti itu, paling-paling ya bonusnya gak cair," cerita Sugiarti sambil berlinang air mata.
Karena itu, ia sangat menyayangkan apabila selama ini hukuman yang diberikan pada anaknya seperti itu. Ia berharap kepada kepolisian, agar mengusut kasus tersebut secara tuntas. "Kami harap pelaku yang memberi hukuman itu segera dijebloskan ke penjara. Karena sudah memperlakukan anak saya tidak manusiawi," cetusnya sembari berharap kepada perusahaan agar lebih menghargai pekerjanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini telah dilaporkan ke Polres Tuban pada 20 Februari lalu. Gemilang Indra Yuliarti (24), sales smartphone Oppo mengadu ke Polres Tuban karena mendapatkan hukuman tak wajar dari perusahaan tempatnya bekerja. Perempuan asal Dusun Dukuhan, Kelurahan Perbon, Kecamatan/Kabupaten Tuban, ini mengaku sudah bekerja sebagai sales Oppo yang bernaung di PT World Inovatif Telecommunications sejak 2016 lalu.
(BACA JUGA: Cerita Sales Oppo yang Mendapat Hukuman Tak Wajar Karena Gagal Target, Kini Lapor Polisi)










