(KH Muhammad Said (paling kiri berbaju putih) berbicang serius dengan EM Mas'ud Adnan, Caleg DPRD Provinsi Jatim dari PPP dapil Surabaya (tengah baju kotak-kotak). Kiai Said senang karena Caleg PPP banyak berasal dari santri dan kehidupan keberagamaanya kuat). Foto: bangsaonline.com
Gus Habib – panggilan putra Kiai Asep Saifuddin Chalim – ini mengatakan bahwa caleg PPP akan mengawal aspirasi warga Dukuh Kali Kandal mulai dari DPRD tingkat kota sampai ke DPR pusat. “Kalau gak diterima di DPRD Kota Surabaya, akan kita kawal lewat DPRD Jatim, kalau masih gak diterima juga, akan kita kawal lewat DPR RI,” kata Ketua Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang juga Bendahara Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pusat itu. Massa yang hadir langsung bertepuk tangan.
Kiai Asep Saifuddin Chalim juga punya sikap yang sama. “Saya siap jadi penceramah pada acara sedekah bumi,” kata Kiai Saifuddin Chalim kepada bangsaonline.com usai acara. Kiai Asep bahkan mengaku salut terhadap warga Dukuh Pakis yang berduyun-duyun datang ke acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Istighotsah. “Banyak sekali ya,” kata Kiai Asep.
Dalam acara itu Kiai Asep selain memimpin istighotsah juga memberikan taushiyah politik. “Saya dulu PKB. Bahkan bukan hanya PKB, tapi saya pendiri PKB di Kota Surabaya. Tapi sekarang saya PPP karena partai PPP yang mengusung Bu Khofifah pada pilgub beberapa bulan lalu. Sedang PKB tak mengusung Bu Khofifah,” kata Kiai Asep.










