Kamis, 09 Juli 2020 18:57

Dua Siswa SD Diculik, Tangan Penculik Digigit

Rabu, 01 Oktober 2014 19:56 WIB
Editor: rosihan c anwar

LAMONGAN (bangsaonline)

Dua siswa SDN Sukorejo Kecamatan Turi Lamongan menjadi korban penculikan. Mereka adalah Cindy Aulia (8) dan Jaka Dewa Permana Putra (8). Beruntung mereka selamat meski salah satunya sudah sempat dinaikkan ke dalam mobil Toyota Avanza warna hitam.

Jaka Dewa Permana Putra sempat lepas dari cengkeraman pelaku yang memaksanya naik mobil setelah digigit korban. "Tak cokot tangane, saya gak kenal orange kok (saya gigit tangannya, saya tidak kenal orangnya, red)," ungkap Jaka Dewa Permana Putra, kemarin (30/9).

Sebaliknya, Cindy dilepas pelaku dari atas mobil setelah tahu Jaka Dewa Permana Putra melawan dengan gigitannya.

Cindy dan Jaka mengungkapkan apa yang dialaminya pada Jumat (26/9/2014) lalu itu. Saat jam istirahat tiba-tiba mereka berdua dihampiri pengendara mobil warna hitam.

Cindy langsung ditarik dan dimasukkan ke dalam mobil. Sementara Jaka yang saat itu sedang bersama Cindy diiming-imingi tersangka uang Rp 50 ribu.

Saat Jaka ditarik dengan uang di tangan pelaku, Jaka dengan serta merta menggigit tangan pelaku, yang dilihatnya perempuan. "Saya gak kenal orange, ya tidak mau. Tak cokot'ae," tuturJaka. Sedangkan Cindy yang ada di dalam mobil tiba-tiba diturunkan pelaku sebelum berjalan lebih jauh.

Cindy mengaku melihat dalam mobil itu ada anak kecil yang mulut dilakban. Sementara pelakunya dua orang, laki-laki dan perempuan. Sang laki-laki sebagai sopir, sementara si perempuan yang membujuknya bersama Jaka.

Sebenarnya, apa yang dialami keduanya sudah diceritakan kepada kedua orang tua masing-masing. Cindy, anak pasangan Kartaseh dengan Pondok mengaku sudah cerita pada keduanya. Dan Jaka juga menceritakan pada bapaknya, Kuswanto dan ibunya Widya Winarti.

"Cerita anak saya sejak kemarin ya seperti itu berubah," ungkap Widya Winarti.

Terkuaknya peristiwa yang dialami Cindy dan Jaka ini menarik perhatian warga sekitar. Bahkan Kepala Kesbangpol Sujito juga turun ke rumah kedua korban di Desa Sukorejo Kecamatan Turi.

Sujito memerintahkan Sekcam Turi Nursalim untuk segera memberikan laporan resmi ke Bupati Fadeli. Sujito juga mengklarifikasi ke Kepala Sekolah SDN Sukorejo, Kasto. Namun kejadian ini tidak dilaporkan ke polisi, termasuk ke Polsek Turi.

Hingga kemarin (30/9), suasana di Desa Sukorejo masih ramai setelah kedua bocah warga RT 05 RW 02 dan RT 04 RW 01 Dukuhan Patihan ini menceritakan peristiwa yang dialami.

Sumber: surya
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...