Namun setelah beberapa jam menjalani perawatan di UGD, dokter yang melakukan perawatan tiba-tiba memperbolehkan korban pulang.
Atas informasi dokter yang belum diketahui namanya tersebut, pihak keluarga mengaku bingung dan sempat meminta agar korban dirawat inap di RSUD Ploso, sebab dari hidungnya masih mengalami pendarahan.
Tapi dengan alasan seluruh ruangannya penuh, sang dokter tidak mengizinkannya.
Karena masih merasa takut dengan kondisi Romza, pihak keluarga juga sempat meminta agar RSUD Ploso merujuk korban ke RSUD atau rumah sakit lain, tapi lagi-lagi sang dokter menolak.










