Jumat, 19 Juli 2019 22:18

Gelar Silaturahmi dengan ASN, Pakde Karwo Ingatkan Perjuangannya Bersama Gus Ipul

Rabu, 09 Januari 2019 21:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Gelar Silaturahmi dengan ASN, Pakde Karwo Ingatkan Perjuangannya Bersama Gus Ipul
Dr. H. Soekarwo Beserta Ibu Dra.Hj.Nina Soekarwo Bersilaturahmi Dengan Seluruh Staf Di Lingkungan Pemprov Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kurang lebih tersisa sebulan lagi Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo akan mengakhiri masa jabatannya memimpin provinsi paling Timur di Pulau Jawa ini. 

Sebelum itu, gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo bersama istrinya Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si, melakukan silaturahmi dengan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jatim, mulai dari pejabat, staf, hingga Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Ruang Hayam Wuruk lantai 8, Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Rabu,(9/1).

Dalam silaturahmi penuh kehangatan tersebut, Pakde Karwo berterima kasih dan memohon maaf kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jatim, apabila selama 10 tahun memimpin ada sikap dan cara yang kurang berkenan. Menurutnya, semua itu dilakukannya untuk mendorong Provinsi Jawa Timur menjadi lebih baik lagi.

“Saya bersama keluarga mohon maaf apabila ada sikap dan cara yang kurang berkenan. Manungso kan kanggone khilaf (manusia adalah tempatnya salah)," kata orang nomor satu di Jatim ini.

Tidak lupa Pakde Karwo berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk meningkatkan kolaborasi guna mencapai kemajuan bersama-sama. Menurutnya kolaborasi ini mampu menjadi kekuatan besar bila dilakukan untuk mencari persamaan, bukan sebaliknya.

"Mari kita berkerja secara kolaboratif, bergandengan tangan, menyisihkan perbedaan, dan mencari kesamaan untuk perubahan yang lebih baik ke depan. Ini yang kemudian menjadi pekerjaan batin yang luar biasa," katanya.

Selain berkolaborasi, Pakde Karwo juga berpesan kepada seluruh ASN untuk terus berinovasi. Apalagi dalam era digital saat ini, inovasi harus terus dilakukan.

“Kemajuan digital jangan dijadikan musuh, namun sebaliknya harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kehidupan," katanya.

Tidak hanya itu, Pakde Karwo juga mengingatkan pentingnya membangun teamwork dan terus belajar. Apalagi, perubahan atau dinamika saat ini begitu cepat sehingga ASN dituntut untuk terus belajar dan mengetahui perkembangan zaman. 

"Pintar boleh, tapi yang harus diingat adalah harus punya etika," pesannya.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga berterima kasih kepada istrinya yang selama ini dengan sabar dan ikhlas memberikan pendekatan dengan hati dan perasaan yang lembut. 

"Terkadang saya terlalu rasional karena dilahirkan untuk memilih keputusan yang keras. Saya bersyukur Tuhan memberikan saya istri yang perasaannya lebih lembut pada pikiran-pikiran keras tadi. Sering sebelum tidur istri saya menyampaikan untuk jangan berpikir seperti itu, coba istighfar, ambil wudu dan sembahyang malam," katanya.

Pakde Karwo juga menyampaikan rasa syukurnya menjadi gubernur di daerah dan waktu yang tepat. Di mana Jatim merupakan provinsi yang dinamikanya luar bisa. Menariknya, justru perbaikan itu bukan dimulai dari lingkungan yang nyaman, melainkan dari susasana yang penuh tantangan dan krisis.

"Jatim itu tidak suka budaya konflik yang hanya membuat lelah tidak berkesudahan. Saya 10 tahun bersama Pak Wagub (Gus Ipul) berjuang dari bawah. Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf. Ibaratnya, lebih baik kasarnya janggut daripada lunyu-nya lumut. Lumut itu meleseti, janggut itu kasar tapi ngangeni," pesannya.

Di akhir, ia berharap gubernur selanjutnya dapat terus meningkatkan pembangunan inklusif di bidang kemiskinan, sehingga mampu mengurangi angka disparitas. Juga, mampu terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mengurangi pengangguran.

Sementara itu, istri Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Nina Kirana Soekarwo, M.Si mengatakan, momen silaturahmi ini sangat berkesan. Alasannya, Bude Karwo-sapaan akrabnya telah berkecimpung di dunia birokrasi sejak tahun 1979, yakni saat suaminya berkarier sebagai birokrat, kemudian menjabat sebagai gubernur selama dua periode.

"Saya mendampingi Mas Karwo sejak awal karier beliau di Dispenda Jatim tahun 1979, kemudian saat mas Karwo sebagai gubernur. Jadi saya sudah berinteraksi dan dekat dengan anda semua selama empat puluh tahun lamanya. Meskipun secara fisik jarang bertemu, tapi saya merasakan bahwa support anda semua terhadap keberhasilan Jawa Timur sungguh luar biasa. Ini tidak akan bisa kami lupakan," katanya.

Sebagai Ketua TP PKK Jatim, Bude Karwo juga berpesan agar hubungan yang harmonis dan solid antara Pemprov Jatim dengan TP PKK dapat terus dijaga dan ditingkatkan. 

"Ini agar Jawa Timur terus menjadi provinsi yang lebih hebat lagi, saya yakin pasti bisa. Sebab kepemimpinan Mas Karwo bisa berhasil berkat kerjasama yang baik dari anda semua. Terima kasih atas kerja keras dan ikhlasnya," pujinya.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM menyampaikan, dirinya berterima kasih atas bimbingan dan arahan dari Pakde Karwo dalam membangun Jatim. Menurutnya, Pakde Karwo adalah sosok pemimpin yang santun, tapi tegas, penuh inovasi dan selalu memikirkan rakyatnya.

"Salah satu yang kami ingat, Pakde Karwo berpesan agar membangun Jawa Timur harus cepat, agar hasilnya dapat dinikmati rakyat. Perjuangan bapak akan kami lanjutkan, semangat bapak akan kami nyalakan, sambil bertakwa pada Tuhan. Walaupun tugas bapak sudah purna, kami tidak pernah merasa berpisah, kami tetap satu dalam cita-cita mulia untuk masa depan Indonesia yang jaya," katanya.

Silaturahmi ini dihadiri oleh para pejabat Eselon II beserta istri, pejabat Eselon III, IV, staf, dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemprov Jatim, serta rekan-rekan pers. (ian/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...