Telah Hadir, Barbie Berbokong Semok untuk Sambut Festival Miss Bumbum

Campaigner Sara Winter, seorang calon wakil federal dalam pemilihan tahun ini, menyuarakan penolakannya. "Saya menolak dalam bentuk apapun atas dibuatnya boneka mainan semacam ini, apalagi dijual. Ini benar-benar serius. Bokong boneka benar-benar tidak proporsional. Bagian bawah yang besar hampir tidak mungkin dicapai tanpa operasi. Untuk anak perempuan, boneka adalah representasi dari wanita yang mereka inginkan, sama seperti boneka seperti Barbie dan Suzie. Boneka ini dengan bokong besar akan menggiring gadis-gadis muda untuk operasi," cetusnya

Hal yang sama diungkapkan pemenang 'Best Bum' Universitas Cambridge. "Mereka akan melihat boneka itu, lalu bertanya-tanya kepada bibi, guru, dan orangtuanya, 'mengapa tidak ada yang memiliki bokong sebesar itu'? Saya tidak ragu bahwa jika boneka seperti ini beredar di Brasil, akan menyebabkan lebih banyak remaja dan wanita muda yang mencari prosedur berbahaya untuk membuat pantat mereka lebih besar," tegasnya.

Sementara Nyonya Winter, dari Rumah Kehidupan Sao Frei Galvao Pro di Rio de Janeiro, mengatakan jika para penolak barbie semok itu telah menyewa pengacara untuk menyusun gugatan kepada organisasi Miss Bumbum. Mereka juga berencana menulis surat terbuka untuk kompetisi yang ditandatangani oleh orang Brazil terkemuka, yang menuntut agar produksi boneka barbie semok dihentikan. "Ini untuk kesejahteraan anak-anak kita," katanya.

Mainan plastik ini sendiri akan tersedia di rak-rak dengan harga sekitar Rp 130rb.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: