"Suami lek Sri sudah pergi gak tau ke mana," ceritanya.
Kata Sulastri, Sri merupakan sosok orang yang lugu. "Lek Sri itu orangnya pendiam, utun dan wedinan, (Bibi Sri orangnya pendiam, pendiriannya kuat, dan penakut, Red)," ujarnya dengan bahasa Jawa.
Lastri bercerita, awalnya Sri diajak bekerja oleh tetangga desa yang kebetulan saat itu juga kerja sebagai PRT di perumahan Jl. Puncak permai, Surabaya. Bahkan, sebelumnya anak korban, Semi juga pernah bekerja di perumahan tersebut. Terhitung, Sri sudah 8 bulan bekerja di rumah yang diketahui milik Simon itu.
"Selama ini komunikasi hanya lewat telepon, itu pun menggunakan hp milik temannya kerja, namanya mbak Emi. Rumahnya ya juga Parengan," ungkap Sulastri










