Korban Pasung Warga Tuban Meninggal di RSJ Menur, Keluarga Tidak Dikabari

“Kami diberi tahu oleh Pak Wandi, Kepala Urusan Keamanaan Desa Temandang dan pihak puskesmas serta staf dinsos kemarin selasa (29/11), katanya kakak sudah meninggal dua bulan lalu. Kami sekeluarga juga keget mendengar kabar itu,” tutur Madri.

Karena tidak mengetahui keberadaan jenazah Kalis, keluarga melalui Madri menuntut Dinsos memberikan jenazah kakaknya. Selain itu, keluarga juga meminta pertanggungjawaban atas kematian Kalis.

“Kakak memang mengalami gangguan jiwa selama 22 tahun dan dipasung oleh keluarganya. Tetapi, Pada Kamis (21/4), aparatur Desa Temandang, almarhum Rukin, mendatangi rumah dengan tujuan akan membawa Kalis ke RS Jiwa Menur untuk berobat. Keluarga saya sempat menolak, biarkan kakak saya dirawat di rumah. Ibu saya juga menolak kakak saya dibawa ke rumah sakit,” cerita Madri.

Meski keluarga menolak, akan tetapi keluarga tetap dipaksa oleh pihak desa, kecamatan, puskesmas, dan Dinsos agar Kalis ke RS Jiwa Menur pada Kamis (28/4). Mereka menawarkan akan menanggung semua biaya pengobatan karena merupakan program pemerintah daerah.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: