“Saya sering mendapatkan oleh-oleh Holland Bakery dari family. Awalnya saya tidak tahu akan hal itu tetapi akhir-akhir ini sedang booming berita bahwa Holland Bakery belum bersertifikasi halal,” ungkap Sriati.
Menurutnya, nama Holland Bakery yang besar ternyata banyak menipu konsumennya mengenai status kehalalannya. Para konsumen tidak sadar akan bahan-bahan berbahaya yang terkandung di dalam produknya.
“Walaupun enak, saya tidak akan memakan lagi produk yang tanpa ada ‘cap’ halal nya. Saya kira sudah bersertifikasi halal karena sudah terkenal,” tambah Sriati.
Dia mengatakan, meski roti-roti produk Holland Bakery disukai banyak konsumen, namun jika mengandung bahan-bahan yang berbahaya dan status kehalalannya tidak jelas maka akan merugikan konsumen.










