Mahfud MD. Foto: instagram
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Baru-baru ini viral di sosial media X terkait pernyataan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan Baras atau lebih akrab disapa Babe Haikal, terkait sertifikasi halal.
Ia menyampaikan kepada seluruh pelaku usaha di Indonesia yang tidak memiliki sertifikat halal akan dikenakan sanksi.
BACA JUGA:
- Kesepakatan Prabowo-Trump: Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal, Ini Respons LPPOM dan MUI
- Mahfud MD: Penegakan Hukum Adil Fondasi Kokohnya Kebangsaan Indonesia
- Harga Pangan Nasional di Penghujung Tahun 2025 Alami Penurunan, Bawang Merah dan Cabai Merosot
- Harga Pangan Nasional Hari Ini Fluktuatif: Bawang dan Cabai Merah Turun, Rawit Hijau Naik
"Semua produk yang ada, yang beredar, yang masuk, yang diperjual-belikan, di wilayah Republik Indonesia wajib bersertifikat halal. Itu Undang-Undang, jadi mesti (harus) ya, yang dimaksud produk makanan, minuman, termasuk di hotel, cafe, restoran, wajib bersertifikat halal. Obat juga, kosmetik juga, semua. Bahkan fashion, dan sembelihan juga jangan lupa, dan semua barang-barang olahan," ucap Babe Haikal dalam video yang diunggah Mahfud MD dalam akun X-nya, Jum'at (25/10/2024).
Harapan Babe Haikal dari pernyataannya adalah, agar semua yang masuk ke dalam tubuh dan yang menempel pada tubuh, semuanya halal.
"Insyaallah akan kita upayakan secepat mungkin, dengan peraturan dan regulasi yang ada. Dan jangan lupa nih, pelaku-pelaku usaha saya bilangin mulai 18 Oktober kemarin, kalau belum mau proses, kalau belum berlogo halal indonesia, akan kita sanksi. Yang pertama berupa peringatan, kedua berupa penutupan usaha, hingga bisa penarikan dari peredaran," ucap Babe Haikal.
Penyataan Babe Haikal tersebut sontak menuai banyak hujatan dari warganet di sosial media X.
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, juga turut menanggapi pernyataan Babe Haikal. Melalui akunnya di sosial media X, Mahfud menyebut pernyataan Babe Haikal terkait sertifikasi halal untuk seluruh produk adalah salah.
"Penjelasan Pemerintah tentang sertifikasi ini salah. Masak, semua yang dijual-belikan harus pakai sertifikasi halal? Bagaimana kalau membeli kambing, ayam, laptop, buku, dan lain-lain?" cuit Mahfud dalam postingannya.
Menurut Mahfud, jika pernyataan Kepala BPJPH diterapkan, maka beragama di negara Indonesia semakin terasa sulit. "Tak semua yang haram dimakan itu tak boleh diniagakan," tutup Mahfud di akhir cuitannya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




