Mantan Istri Pelaku Penembakan di Orlando: Dia Alami Gangguan Jiwa

Polisi menembak pelaku penembakan, Omar Mateen, warga Florida, AS keturunan Afghanistan. Para penyelidik sedang mencari bukti-bukti untuk melihat apakah serangan tersebut diilhami oleh kelompok bersenjata ISIS, meskipun mereka juga meragukan bahwa Mateen bekerja langsung dengan grup tersebut.

"Dilaporkan bahwa Mateen telah menghubungi 911 pagi ini yang menyatakan bahwa dia berhubungan dengan IS." kata Ronalds Hopper, agen khusus FBI yang menangani kasus tersebut.

Penembakan terjadi di kota wisata AS, ketika sekitar 350 orang merayakan pawai pekan homoseksual. "Kata-kata tidak bisa menggambarkan perasaan tersebut," kata pengunjung kelab, Joshua McGill, lewat Facebook. "Banyak genangan darah dan mencoba menyelamatkan nyawa orang-orang."

Sebanyak 50 tiga orang terluka dalam penembakan serampangan tersebut, dan menjadi yang terburuk. Kejadian tersebut mengingatkan pada penembakan massal di Universitas Technologu Virginia tahun 2007 yang menewaskan 32 orang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: