"Kaltim terbanyak titik lokalisasi nomor dua di Indonesia setelah Jatim. Lokalisasi terbanyak berada di Kutai Kartanegara, ada 12 lokalisasi. Banyaknya lokalisasi, di antaranya disebabkan tingginya geliat sektor perkebunan dan pertambangan di Kaltim," ujar Rosmalia.
Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail juga menerangkan, di Samarinda ada tiga lokalisasi dihuni sekitar 519 PSK, yang ditutup operasionalnya ditutup secara permanen.
"Setiap tahun, melalui SK wali kota, tempat hiburan malam dan lokalisasi, ditutup selama Ramadan sampai Idul Fitri. Hari ini spesial, penutupan secara serentak," Ismail.
"Penutupan lokalisasi di Samarinda, bagi kami tidak asing lagi. Lokasi kantor Balai Kota (Jalan Kesuma Bangsa) dan kampus Universitas Widya Gama (Jalan KH Wahid Hasyim), adalah eks lokalisasi yang kita tutup di era tahun 1970-1980-an," tambahnya.










