"Propam langsung mengadakan penyelidikan, beberapa anggota termasuk ketua tim secara internal sudah berjalan," sambungnya. Ditambahkannya, kelompok Neo Jamaah Islamiyah di Indonesia lebih militan dari teroris yang berhasil direkrut ISIS di Indonesia.
"Organisasinya (Neo JI) lebih terstruktur. Termasuk senjata-senjata warisan bom Bali. Dari salah satu pelaku bom Bali diwariskan ke Neo JI. Merekrut anggota muda sebagai kader utama," ujarnya.
Sementara, polisi menyebut Siyono yang tewas akibat benturan di bagian kepala dan pendarahan dalam perkelahian dengan Densus 88.
"Kami menerima jenazah di RS Kramatjati pada Jumat (11/3) pukul 01.00 WIB. Kami langsung melakukan pemeriksaan termasuk pemeriksaan scan kepala," kata Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapus Dokkes) Polri Brigjen Arthur Tampi saat menggelar jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/3).










