KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengikuti verifikasi lanjutan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2026 untuk mengonfirmasi data dukung dan capaian lima pilar STBM di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan, Kamis (10/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Adi Wibowo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Shierly Marlena.
Adi menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Pasuruan untuk memastikan pelaksanaan STBM terus berlanjut melalui penguatan peran lintas perangkat daerah, evaluasi berkala, serta keterlibatan masyarakat.
Dari total 160 kabupaten/kota di Indonesia yang mengikuti verifikasi dokumen, sebanyak 19 kabupaten/kota terpilih untuk mengikuti verifikasi lanjutan, termasuk Kota Pasuruan.
Tahun ini, Kota Pasuruan memasuki STBM Award kategori Paripurna yang merupakan kategori tertinggi setelah sebelumnya pada 2024 meraih kategori Pratama.
Dalam proses verifikasi, tim menggali kesiapan Pemerintah Kota Pasuruan dalam mempertahankan dan mengembangkan capaian lima pilar STBM, termasuk rencana tindak lanjut dan keberlanjutan program pada tahun-tahun mendatang.
Menjawab pertanyaan verifikator mengenai keberlanjutan program dan pembagian peran antarperangkat daerah, Adi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan telah memiliki rencana aksi dan linimasa pada masing-masing OPD sesuai dengan tugas dan perannya.
Program tersebut juga dievaluasi secara berkala untuk memastikan peta jalan STBM berjalan dan dapat terus dikembangkan.
“Sudah ada rencana aksi dan timeline di masing-masing OPD. Masing-masing punya peran, seperti penanganan sampah di DLHKP dan aspek kesehatan di Dinas Kesehatan. Evaluasi juga dilakukan secara berkala,” jelas Adi.
Adi juga menjelaskan upaya Pemerintah Kota Pasuruan memperluas cakupan layanan sanitasi, termasuk pengelolaan limbah domestik melalui Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).
Pemerintah Kota Pasuruan terus mendorong layanan tersebut agar menjangkau kawasan permukiman baru melalui kerja sama dengan perumahan-perumahan yang berkembang.
“Dengan adanya perumahan-perumahan baru, kami terus mendorong agar layanan pengolahan limbahnya bisa masuk dan cakupannya semakin luas,” terangnya. (afa/van)










