PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan kembali terjadi di jalur Surabaya-Malang, tepatnya di simpang empat Patung Sapi, Pandaan, Senin (10/8/2026) siang. Insiden karambol melibatkan 4 truk sekira pukul 12.00 WIB, dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pasuruan, Rafi Aydrus Malibary, menilai pemerintah provinsi tidak serius menangani rawannya jalur tersebut.
“Pemprov tidak serius nangani laka di sepanjang jalan itu,” kata pria yang akrab disapa Habib Rafi itu kepada BANGSAONLINE.com.
Ia menegaskan, kasus kecelakaan berulang dengan penyebab serupa, seperti rem blong dan kelalaian sopir, menunjukkan minimnya solusi.
Habib Rafi mengusulkan sejumlah langkah, di antaranya penutupan simpang Patung Sapi dengan pengalihan arus ke bundaran Pandaan, memperketat uji KIR, serta evaluasi SIM sopir.
“Kalau tidak ada perubahan lantas kerja mereka itu apa?,” cetusnya.
Sementara itu, Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno, menyebut kecelakaan bermula saat truk tronton bernopol AG-9974-UD yang mengangkut air mineral diduga mengalami rem blong dan menabrak truk Hyno boks bernopol A-8238-YX yang berhenti di lampu merah.
Benturan beruntun membuat truk lain ikut terdorong, sementara dump truck di belakang berusaha menghindar hingga naik ke median jalan. Dua sopir truk mengalami luka dan dilarikan ke RS Prima Husada Sukorejo.
Slamet memastikan tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Ia mengatakan, “Selanjutnya penanganan kecelakaan dilakukan Satlantas Polres Pasuruan.” (afa/mar)










