Gelar Rakerda, Golkar Sidoarjo Fokus Pemenangan Pileg 2029

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat kerja daerah (rakerda) tahun 2026 di Hotel Fave Sidoarjo, Sabtu (29/8/2026).

Dalam rakerda juga digelar pengukuhan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Sidoarjo.

Rakerda kali ini diikuti 284 peserta yang terdiri dari seluruh pengurus pimpinan kecamatan (PK) dan pengurus pleno se-Kabupaten Sidoarjo.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, Adam Rusydi, menyatakan pihaknya mengusung target jelas pada pemilu mendatang, yakni meningkatkan perolehan kursi di DPRD.

Karena itu seluruh energi partai akan difokuskan pada pemenangan pemilihan legislatif (pileg) tahun 2029.

"Target kita adalah kursi terlebih dahulu. Jadi kita benar-benar fokus pada pemenangan pileg. Untuk hal lainnya, nanti dulu," tandas Adam yang juga Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur.

Soal strategi, ia tidak membeberkan secara detail. Namun ia menyebut hasil survei terakhir menunjukkan Golkar Sidoarjo mengalami peningkatan dan kini berada di urutan ketiga.

"Artinya strategi kita sudah berjalan," katanya.

Ia juga menyoroti besarnya potensi suara anak muda. Menurutnya 60 persen pemilih di Sidoarjo adalah pemuda.

Adam menyebut sudah banyak anak muda yang mulai melirik Golkar sebagai wadah menyalurkan aspirasi.

Selain bicara politik, Adam juga menyinggung persoalan mendasar warga Sidoarjo, yakni banjir. Ia mengapresiasi langkah pemkab yang mulai membangun saluran air dan memperbaiki drainase.

"Kami akan terus menjadi partner yang kritis dan baik bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam upaya pencegahan banjir," tegasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi. Ia meminta pengurus Sidoarjo segera merumuskan arah perjuangan yang jelas.

"Kita harapkan Golkar Kabupaten Sidoarjo lebih semangat. Bisa merumuskan pikiran-pikiran dan gerakan-gerakan dalam bentuk paper yang dipahami secara bersama-sama oleh seluruh jajaran partai," tandas Ali Mufthi.

Menurutnya, kesamaan langkah sangat penting agar seluruh kader punya panduan yang sama.

"Sehingga seluruh jajaran partai punya langkah yang sama dan satu. Itulah fungsi Rakerda. Ini penting sekali karena itu akan jadi panduan dari seluruh kader untuk berjuang bersama-sama meraih apa yang dicita-citakan oleh Golkar Kabupaten Sidoarjo," urainya.

Ali Mufthi juga memastikan DPD Golkar Jatim akan mendukung penuh kabupaten/kota.

"Semua kabupaten-kabupaten saya istimewakan semua, karena di Jawa Timur itu istimewa-istimewa semua. Harus kita desain mulai sekarang, kita harus bersama sekarang menjadi panduan bersama kita untuk melangkah menuju 2029. Tentu kita di Jawa Timur akan selalu men-support kabupaten/lota untuk meraih apa yang menjadi cita-cita dari kabupaten/kota. Kursi nambah, eksekutif. Kita support," ucapnya.

Ali Mufthi juga menyoroti pentingnya peran anak muda. "Secara keseluruhan di Jawa Timur, gerakan kita adalah bagaimana anak muda ini melihat politik. Setelah anak-anak muda ini melihat politik, maka dia mau memilih Partai Golkar sebagai tempat menyampaikan aspirasi. Karena itu, program-program kita selalu punya perspektif anak muda. Anggota DPR kita anak muda, betul-betul anak muda," ujarnya.

Ia berharap rakerda di Sidoarjo menghasilkan program nyata. "Harapan saya semoga rakerda di Sidoarjo ini bisa menghasilkan program-program yang tentunya nanti bisa membangun dan meningkatkan suara Golkar di Kabupaten Sidoarjo dan nantinya bisa disetor ke Provinsi Jawa Timur untuk pemilu yang akan datang," pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Partai Golkar, Adela Kanasya Adies, juga hadir di Rakerda Golkar Sidoarjo dan menyatakan siap menampung aspirasi masyarakat Sidoarjo.

"Tentu kita sebagai kader Partai Golkar mengikuti dari ketua umum juga yang ada di pusat dan tentunya kalau di provinsi sesuai dengan arahan Pak Ketua DPD Provinsi Jawa Timur," tandasnya.

Ia menyebut aspirasi masyarakat sangat bervariasi. Sejauh ini aspirasi dari masyarakat yang dititipkan kepada pihaknya untuk diperjuangkan ini banyak sekali, terutama ke pusat.

"Dan tentunya semua aspirasi tersebut akan kita tampung. Jika memang bisa kita bantu di pusat, akan kita bantu. Jika memang itu kewenangan kabupaten, nanti pasti akan kita kolaborasikan dengan kabupaten," tandasnya. (sta/rev)