Wali Kota Malang Dorong Pembangunan Responsif Lewat Program RT Berkelas

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan arah pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat melalui program RT Berkelas.

Program tersebut menjadi langkah pemerintah daerah setempat agar pembangunan tidak berhenti pada perencanaan pemerintah, tetapi berangkat dari persoalan yang dirasakan warga.

Komitmen itu ditunjukkan Wali Kota Malang ketika meninjau pelaksanaan RT Berkelas di Jalan Pulosari, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Senin (24/8/2026). Di lokasi, RT 3 merealisasikan paving sepanjang 130 meter, sementara RT lain membangun drainase sepanjang 237 meter. 

“Yang tahu kebutuhan dan keinginan di tempat tersebut adalah warga masyarakat,” kata Wahyu.

Setiap usulan pembangunan dibahas melalui rembuk RT, kemudian dikoordinasikan di tingkat RW agar tidak terjadi tumpang tindih. Wahyu menilai pendekatan ini membuat warga menjadi bagian dari pengambilan keputusan, sementara pemerintah memastikan dukungan anggaran.

“Dengan RT Berkelas mereka sudah bisa mengatur sendiri, merencanakan sendiri, melaksanakan, dan bisa dinikmati sendiri. Jadi dari mereka, oleh mereka, dan untuk mereka,” ucapnya.

Pemkot Malang saat ini mengalokasikan Rp50 juta untuk setiap RT. Anggaran tersebut diarahkan sesuai hasil rembuk warga. Wahyu menyebut evaluasi akan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program.

“Insya Allah nanti kita evaluasi. Naik tidaknya tetap Rp50 juta,” tuturnya.

Program RT Berkelas disebut sebagai upaya membangun Kota Malang dari level paling dekat dengan masyarakat. Dengan mekanisme ini, Wahyu berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung hingga tingkat lingkungan. (dad/mar)