TUBAN, BANGSAONLINE.com - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Kabupaten Tuban menggelar rapat koordinasi (rakor) di SMK Manbail Futuh, Kecamatan Jenu, Rabu (19/8/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi antar-kepala sekolah untuk memperkuat sinergi, meningkatkan mutu pendidikan vokasi, serta memperluas peluang kerja bagi para lulusan.
Ketua MKKS SMK Swasta Kabupaten Tuban, Ahmad Zainul Asyhar, menyampaikan bahwa rakor ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan dunia vokasi ke depan.
"Dengan wadah MKKS ini, sekat-sekat tersebut akan kita reduksi," ujar pria yang akrab disapa Gus Zain tersebut, merujuk pada latar belakang SMK swasta di Tuban yang sangat bervariasi.
Gus Zain membeberkan beberapa fokus utama program MKKS ke depan:
Perluasan Tracer Study: Jangka waktu penelusuran alumni akan diperluas hingga lima tahun pascalulus (dari sebelumnya 1–2 tahun) guna memetakan rekam jejak karir lulusan secara lebih akurat.
Pengawalan SPMB & Etika Antarsekolah: Mengawal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta menjaga hubungan harmonis dan beretika antara sekolah negeri dan swasta.
Senada dengan hal itu, Kepala SMK Manbail Futuh, Maghfur Arifin, menyambut hangat pelaksanaan rakor dan mengibaratkan MKKS sebagai wadah tumbuh bersama.
Menurutnya, sekolah yang sudah mapan dapat membagikan pengalaman dan strategi pengembangan kepada sekolah yang masih merintis.
Maghfur juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan dunia industri. Ia mendorong Pemkab Tuban untuk turut menjembatani hubungan antara sekolah dengan korporasi lokal, sebagaimana yang telah dilakukan SMK Manbail Futuh bersama Pertamina dan industri di wilayah Jenu.
“Kami berharap kerja sama yang sudah berjalan tidak berhenti di sini, tetapi ada tindak lanjut nyata yang benar-benar menghubungkan sekolah, pemerintah, dan dunia industri. Dengan begitu, anak-anak kita benar-benar siap memasuki dunia kerja,” tuturnya.
Apresiasi turut disampaikan oleh perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tuban-Bojonegoro, Unsa Hudiana. Ia menilai kontribusi SMK swasta di Tuban sangat signifikan, baik dalam penyediaan tenaga kerja siap pakai maupun capaian prestasi di tingkat nasional.
“Yang sudah berjalan dan terarah tetap dilanjutkan. Sesuatu yang benar tetap harus dilanjutkan, dan kalau perlu ditambah inovasi-inovasi untuk kebaikan SMK swasta di Tuban," pungkas Unsa.










