Lewat 'Piring Ngawi', Kapolres Ngawi Buka Ruang Diskusi Lesehan dan Makan Bersama Personel

NGAWI, BANGSAONLINE.com — Pendekatan komunikasi yang cair dan inklusif tidak hanya diterapkan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama kepada masyarakat luas. Perhatian serupa juga ia curahkan kepada jajaran internalnya melalui inovasi program Piring Ngawi (Piluhat & Silaturahmi Rombongan Ngumpul ing Ngawi).

Dengan mengusung filosofi “Srawung Ramah, Nyawiji ing Rasa”, Prayoga Angga Widyatama didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso beserta pejabat utama menyempatkan diri untuk santap siang bersama sembari menyerap cerita, keluhan, hingga masukan dari para personel.

Bila selama ini Polres Ngawi rajin menjaring aspirasi publik lewat program Curhat Kamtibmas, Warung Kompas Presisi, dan Pojok Kamtibmas, maka Piring Ngawi menjadi wadah khusus pimpinan untuk menyimak dinamika dari dalam, baik menyangkut pelaksanaan tugas operasional maupun kendala personal anggota.

Agenda yang dihelat di teras samping kantor Polres Ngawi tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Sikum, Sium, Si TIK, Si Humas, Sidokkes, Siwas, Si Keu, serta Sipropram.

Dalam suasana santai tanpa batasan hierarki yang kaku, pimpinan dan jajaran anggota duduk melingkar menikmati hidangan makan siang sembari bertukar pikiran dengan penuh kehangatan.

Kapolres Ngawi menegaskan bahwa saluran komunikasi yang efektif antara pimpinan dan jajaran merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim kerja yang sehat, solid, dan harmonis.

“Kalau kita ingin selalu hadir dan mendengarkan masyarakat, tentu kita juga harus mau mendengarkan anggota kita sendiri. Piring Ngawi ini bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi ruang untuk srawung, berdiskusi, menyampaikan masukan dan mencari solusi bersama,” terang Prayoga saat memberikan keterangan kepada awak media.

Ia menggarisbawahi bahwa setiap personel menghadapi tantangan serta cerita yang beragam selama menjalankan tugas pelayanan. Oleh sebab itu, ruang dialog nonformal perlu dibuka lebar agar potensi kendala di lapangan dapat terdeteksi lebih dini.

“Saya ingin anggota merasa nyaman menyampaikan apa yang dirasakan. Tidak harus selalu dalam suasana formal. Kadang, sambil makan dan ngobrol santai justru muncul komunikasi yang lebih terbuka. Kita nyawiji ing rasa, saling memahami, dan saling menguatkan,” tegasnya.

Prayoga juga mengaitkan kebersamaan internal ini dengan peningkatan mutu pelayanan publik. Menurutnya, ikatan emosional yang kuat antarpersonel akan menjadi energi pendorong bagi kinerja kepolisian yang lebih optimal.

Melalui kehadiran Piring Ngawi, Polres Ngawi berkomitmen merawat budaya organisasi yang transparan, komunikatif, dan humanis. Ketika sinergi antara pimpinan dan anggota terjalin erat, rasa memiliki serta kekompakan dalam mengabdi kepada masyarakat akan tumbuh secara alami.

Rangkaian acara tidak hanya diisi dengan santap bersama dan sesi dengar pendapat dari PHL, ASN, hingga anggota Polri, tetapi juga dimeriahkan dengan pembagian apresiasi berupa hadiah dari Kapolres bagi personel yang berhasil menjawab pertanyaan seputar pelaksanaan tugas.