Benarkah Daun Bawang Bisa Turunkan Hipertensi? Ini Kata Kemenkes

Lantas, benarkah daun bawang mampu mengatasi hipertensi? Berikut penjelasannya berdasarkan informasi yang dikutip dari Kementerian Kesehatan RI.

Daun bawang diketahui mengandung senyawa allicin yang juga terdapat pada bawang putih.

Senyawa allicin diyakini memiliki efek melebarkan pembuluh darah sehingga berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang kuat bahwa daun bawang mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan seperti bawang putih maupun obat antihipertensi yang diresepkan dokter.

Meski tidak dapat dijadikan terapi utama hipertensi, konsumsi daun bawang sebagai bagian dari menu sehari-hari tetap memberikan manfaat bagi kesehatan secara umum.

Karena itu, penderita hipertensi tetap disarankan menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis disertai penerapan pola hidup sehat.

Mengonsumsi makanan bergizi, termasuk daun bawang, dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, hal tersebut tidak dapat dijadikan acuan utama dalam mengendalikan tekanan darah.

Konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah yang tepat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan hipertensi yang sesuai.

Dengan demikian, anggapan bahwa daun bawang dapat mengatasi hipertensi lebih banyak didasarkan pada mitos daripada bukti ilmiah yang telah terbukti.

Meski mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, efektivitas daun bawang dalam menurunkan tekanan darah masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Saat ini, pendekatan medis yang dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat tetap menjadi metode yang terbukti paling efektif dalam mengendalikan tekanan darah tinggi.