Tragedi Suntik Menyuntik Antarmahasiswi Kemenkes Kota Malang saat Praktikum Berujung Damai

Tragedi Suntik Menyuntik Antarmahasiswi Kemenkes Kota Malang saat Praktikum Berujung Damai Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Malang, Afnani Toyibah, A.Per.Pen, M.Pd

KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Setelah viral di media sosial TikTok, kasus  praktikum mahasiswa Politeknik Kesehatan () Malang pada 2023 lalu kembali menuai sorotan publik

Peristiwa ini melibatkan praktik medis yang dilakukan mahasiswa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) , yang mengakibatkan salah satu mahasiswa mengalami gangguan kesehatan serius setelah disuntik oleh rekannya.

Meski demikian, pihak dan keluarga mengaku telah menyelesaikan kasus ini secara damai setelah melalui proses penyidikan, yang berakhir pada September 2024.

Respons Wakil Direktur II Malang

Wakil Direktur II Malang, Afnani Toyibah memberi pengakuan mengenai kelanjutan kasus tersebut.

"Kami heran kok tiba-tiba naik lagi, mungkin ada banyak hal yang tak kami tahu, tapi kami tidak menanggapi lebih jauh," kata Afnani di kantornya pada Rabu (12/3/2025)

Ia menjelaskan bahwa kasus ini sebenarnya telah selesai sejak lama dan berakhir dengan kesepakatan damai antara pihak rumah sakit, , keluarga, serta pihak terkait lainnya.

Peristiwa yang terjadi pada praktikum Real Setting di RSUD ini berawal pada 26 April hingga 16 Mei 2023, di mana sepuluh mahasiswa, termasuk Wanda Nabila Kamelia dan Pricilia Nur Yulitasari, mengikuti serangkaian kegiatan praktikum.

Dalam kegiatan praktikum, mahasiswa tersebut berinisiatif untuk melakukan prosedur suntik. Wanda Nabila Kamelia saat itu melakukan proses suntik kepada Pricilia dan tidak terdapat hal yang mengkhawatirkan.

Namun saat giliran Pricilia menyuntik Wanda, situasi mendadak berubah. Wanda mengalami gangguan medis yang membuatnya jatuh pingsan dan kehilangan kesadaran.

Setelah kejadian tersebut, Wanda segera dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, kondisi korban tidak menunjukkan perbaikan dan Wanda tetap dalam keadaan koma selama dua hari.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO