Tragedi Suntik Menyuntik Antarmahasiswi Kemenkes Kota Malang saat Praktikum Berujung Damai

Namun saat giliran Pricilia menyuntik Wanda, situasi mendadak berubah. Wanda mengalami gangguan medis yang membuatnya jatuh pingsan dan kehilangan kesadaran.

Setelah kejadian tersebut, Wanda segera dibawa ke RSUD Kota Malang untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, kondisi korban tidak menunjukkan perbaikan dan Wanda tetap dalam keadaan koma selama dua hari.

Akhirnya, Wanda dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut, tetapi ia tetap tidak sadarkan diri selama tiga hari berturut-turut.

Menurut penuturan Afnani, korban saat ini telah pulih dan kondisinya telah sehat normal

"Korban sudah sehat, bahkan sudah naik motor dan kembali beraktivitas seperti biasa," ujarnya.

Korban Mengundurkan Diri dari Poltekkes

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak Poltekkes memberikan cuti kepada korban karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Namun, korban memilih untuk mengundurkan diri dari Poltekkes dan melanjutkan kuliah di tempat lain.

Terkait proses hukum, Afnani menjelaskan bahwa kasus ini telah ditangani oleh Polda, sesuai dengan laporan dari keluarga mahasiswa yang bersangkutan.

"Pihak keluarga datang ke Poltekkes didampingi oleh LSM, kemudian dilaporkan ke Polda. Kami bolak-balik ke Polda, tapi sudah diproses dan terselesaiakan dengan damai pada 2024," tambahnya.

Afnani juga mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut tidak terjadi di Poltekkes, melainkan saat mahasiswa menjalani praktikum di RSUD Kota Malang.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa praktik suntik yang dilakukan mahasiswa tersebut bersifat mandiri dan atas inisiatif mereka sendiri tanpa arahan dari pengawas atau pihak rumah sakit.

"Biasanya prosedur suntik dilakukan pada pasien yang memang membutuhkan, namun kali ini dilakukan di antara mahasiswa sebagai bagian dari praktikum," ungkap Afnani. (dad/van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: